Multimedia adalah
penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar,
animasi d an video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga
pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Sediadopsi oleh dunia Game.
Multimedia
dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan,
multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri.
Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil
produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem
e-learning.
Intisari Teknologi
Multimedia merupakan perpaduan dari teknologi komputer baik perangkat keras
maupun perangkat lunak dengan teknologi elektronik, perkembangan serta
pemanfaatan teknologi multimedia banyak digunakan hampir diseluruh aspek
kegiatan.
Pada aplikasi
multimedia CBT ini diharapkan akan membantu dalam tugas – tugas Bapedalda dalam
mempersentasikan atau mem visualisasikan: teknik – teknik sampling, prosedur –
prosedur, visualisai peralatan lab, teknik analisis laboratorium yang diikuti
dengan aturan pemerintah dll, serta tentang pemahaman peran laboratorium
lingkungan dalam menghasilkan data – data yang akurat, sehingga dapat
memberikan informasi yang tepat bagi masyarakat yang membutuhkannya.
Kegiatan ini
merupakan kerjasama Pusat Penelitian Pengembangan Informatika dan Ilmu Komputer
(PUSLITBANG INKOM) – LIPI dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup
Daerah (BAPEDALDA) – Jawa Barat Pendahuluan Lahirnya teknologi multimedia
adalah hasil dari perpaduan kemajuan teknologi elektronik, teknik komputer dan
perangkat lunak.
Kemampuan penyimpanan
dan pengolahan gambar digital dalam belasan juta warna dengan resolusi tinggi
serta reproduksi suara maupun video dalam bentuk digital, Multimedia merupakan
konsep dan teknologi dari unsur – unsur gambar, suara, animasi serta video
disatukan didalam komputer untuk disimpan, diproses dan disajikan guna
membentuk interaktif yang sangat inovatif antara komputer dengan user, Bila
dibandingkan dengan informasi dalam bentuk teks (huruf dan angka) yang umumnya
terdapat pada komputer saat ini, tentu informasi dalam bentuk multimedia yang dapat
diterima dengan kedua indra penglihatan manusia dalam bentuk yang sesuai dengan
aslinya atau dalam dunia yang sesungguhnya (reality).
Guna lebih
meningkatkan pemahaman akan peran laboratorium lingkungan dan penguasaan materi
yang berkenaan dengan laboratorium lingkungan di tingkat pelaksana (kabupaten
atau kota) seperti : jenis alat, materi, bahan, prosedur kerja dan lain – lain
diperlukan suatu media yang efektif yang dapat menyampaikan informasi.
Salah satu media
informasi yang paling elektif adalah media visualisasi multimedia computer base
training (CBT) dalam CDROM yang dijalankan diatas perangkat komputer, dengan
konsep multimedia CBT, informasi yang ditampilkan secara efektif dan atraktif,
sehingga penyerapan informasi oleh penguna menjadi lebih baik.
Dalam hal ini
Bapedalda Jawa Barat memahami betapa pentingnya laboratorium lingkungan dalam
pengeloaan lingkungan terutama dalam menghasilkan data – data yang akurat,
sehingga dapat memberikan informasi yang tepat dalam pengambilan keputusan.
Pengembangan
Multimedia CBT Dalam Pengembangan Multimedia CBT Laboratorium Lingkungan
melalui tahapan – tahapan diantaranya: 1. Penentuan tujuan pengembangan
aplikasi dan persyaratan aplikasi Tujuan dan manfaat yang dicapai dengan
pengembangan Multimedia CBT laboratorium lingkungan ini adalah :
• Meningkatkan
kesadaran aparat, instansi terkait serta tentang pentingnya suatu laboratorium
lingkungan dalam mendukung kegiatan khususnya dalam hal mendapatkan suatu
validitas data.
• Tersedianya paket
presentasi atraktif terpadu dari beberapa masalah yang lazim terjadi di daerah
yang pada akhirnya dapat disadari akan pentingnya “good laboratory practice
• Tersedianya suatu
panduan laboratorium lingkungan dalam bentuk visualisasi elektronic yang
berisikan peraturan, prosedure kerja, alat – alat laboratorium dan pratik
pengukuran terhadap paamenter yang lazim digunakan
• Tersedianya stock
foto slide yang akraktif dan cukup baik dan dapat dipergunakan sekaligus dalam
pembuatan layanan masyarakat.
2. Perancangan
aplikasi/disain
3. Pembuatan
storyboards (alur jalannya aplikasi multimedia)
4.
Pembuatan/Pengolahan data –data digital, mencakup hal – hal seperti: –
penentuan jenis data digital yg hendak ditampilkan – pembuatan dan pengumpulkan
materi yang diperlukan – Digitasi – Pengolahan data digital dan konversi format
data digital
5. Pemrograman
aplikasi dengan menggunakan Multimedia Authoring System
6. Pengujian aplikasi
7. Distribusi
aplikasi
8. Pemeliharaan
aplikasi [1] Pada tahapan – tahapan ini menghasilkan suatu aplikasi Multimedia
CBT laboratorium lingkungan yang dapat dapat dijalankan langsung dari sebuah
CDROM pada perangkat komputer berkemampuan multimedia yang memiliki
karakteristik utama, meliputi sebagai berikut :
1. Animasi logo Pemda
Jawa Barat pada pembukaan
2. Data tentang
laboratorium lingkungan di wilayah Jawa Barat
3. Referensi dasar
hukum dari laboratorium lingkungan yang lengkap : SK.Gubernur,
Kep.Men.Lingkungan hidup
4. Video klip tentang
teknik sampling air
5. Video klip yang
menggambarkan beberapa proses analisa